Senin, 18 November 2013

Artikel Nasionalisme tentang Indonesia


Era Globalisai
Sadarkah kamu? Era globalisasi telah merubah segalanya. Aktivitas bahkan karakter manusia pun dapat diubahnya, termasuk nasionalisme. Memang perubahan itu tidak terjadi begitu saja. Namun cobalah berhenti sejenak dan lihatlah realita di sekitarmu! Pada awalnya, Indonesia memiliki beragam peninggalan budaya dari nenek moyang kita terdahulu, hal seperti itulah yang harus dibanggakan dan dipertahankan oleh penduduk Indonesia sendiri, tetapi pada saat ini budaya indonesia kurang diperhatikan oleh penduduk. Kini telah banyak yang melupakan apa itu budaya Indonesia. Semakin majunya arus globalisasi membuat rasa cinta dan baggga terhadap budaya semakin berkurang. Lama-kelamaan, rasa bangga terhadap budaya sendiri bisa saja menghilang dan menurunkan kurangnya rasa memiliki terhadap bangsa sendiri. Ini sangat berdampak negatif bagi jiwa nasionalisme masyarakat asli Indonesia. Bagaimana mereka bisa menghargai dan mencintai bangsa sendiri, jika yang mereka hafal adalah profil personil boyband negara lain, dibanding biografi pahlawan bangsa sendiri.
Terlalu banyaknya kehidupan asing yang masuk ke Indonesia membuat masyarakat kini telah berkembang menjadi masyarakat modern. Pudarnya budaya asli nenek moyang Indonesia disebabkan oleh rakyat Indonesia sendiri yang mulai melupakan budaya daerahnya sendiri. Faktanya, di zaman modernisasi ini banyak generasi muda kita sendiri yang menganggap budaya Indonesia tidak modern. Tanpa sadar, kita sendirilah yang telah membunuh budaya sendiri. Alhasil, jiwa nasionalisme pun menjadi pudar.
 Rasa memiliki dan cinta terhadap Indonesia pun mulai berkurang ketika masyarakat mulai menganggap hal- hal yang masuk dari luar sebagai suatu yang sempurna dan utama. Hal ini membuat banyak generasi muda kita lebih memilih untuk mempelajari hal- hal dari luar dibanding melestarikan tradisi nenek moyangnya. Menyadari hal ini, baiklah kita mulai berbenah diri. Sebagai seorang nasionalis, kita perlu memiliki rasa cinta tanah air. Semua kekayaan Indonesia haruslah dijaga, bukan ditinggalkan. Jika bukan kita yang mencintai Indonesia, siapa lagi yang akan menjaga tanah kelahiran kita ini.



By: Vianney Nernere


0 komentar:

Posting Komentar